Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Rumah

  • Senin, 28 Mei 2012
  • rani nuralam
  • Label: ,

  • Rumahmu adalah sorgamu bagaimanapun buruknya gubuk – gubuk dan tenda
    plastik yang engkau bangun di bawah jembatan atau gedung megah
    kerajaan baru yang didirikan untuk istrimu, anak – anakmu, sanak – keluarga
    yang menumpang kenikmatan di dunia.

    Bila lidah kecut dan wajah masam antara sesama, meskipun itu anak – anakmu
    biarkan mereka pergi mengembara, sebelum mengetahui arti rumah bagi
    tumpangan segala yang damai dan suka ria.

    Neraka itu jangan dibungkus dalam kantong plastik sebagai bekal memasuki
    rumah, buanglah dikotak – kotak sampah dalam perjalanan, sebelum ada yang
    mengetuk pintu membangunkan ketentraman.

    Rumah adalah benteng atau gua batu tempat bertahan bagi musuh
    yang kau bangun dalam khayalmu sendiri atau warisan sejarah buruk yang diwariskan
    moyangmu dulu sebelum mengenal peradaban.

    Rumahmu bukanlah pusat segala kegiatan mengasah ketajaman pedang
    dan menyusun kamus keganasan menabung kecemasan dan kekecewaan.
    Mengharamkan senda – gurau dan taklid kepada kepongahan.

    Rumahmu adalah sorgamu, bentangan sajadah penghuninya, para
    pendiri bangunan ibadah. Yang di dalamnya, dan seluruh rumah dekat
    dengan ALLAH!

    Slamet Sukirnanto, 1993
    (c) Copyright 2010 lampu bunga. Blogger template by Bloggermint